Ketika Desember Mulai Bernyawa

Rp34,000.00

- +

Description

Ketika langit tak lagi indah di bulan desember?
Kucium hatimu dengan amat sakral pada hari penuh ketegangan. Akar jiwaku luruh, kita telah bercerai berai, sedangkan kenangan tak lagi menyisakan cinta..(Ketika Desember Mulai Bernyawa).

Melalui kumpulan sajak Ketika Desember Mulai Bernyawa, Vey Wahidi, mantan aktivis kampus, menceritakan secara puitis bagaimana kehidupan para mahasiswa dan pemuda yang penuh warna dan polemik. Kumpulan sajak ini ia tulis selama perjalanannya menjadi aktivis. Ia begitu dalam memaknai sebuah dendam, ambisi bahkan cinta sekalipun. Seperti dalam cuplikan sajak Kotak-kotak Sajak :

?Entah sejak kapan, kau tiriskan ratusan airmata bangsa. Bahkan bumi enggan bercinta denganmu. Tatkala kau teriakkan lidah-lidah rakyat, kau bilang, ini rontaan dari usus-ususnya. Kau bilang, hati mereka nyeri. Laksana merapi, mendidih menyalakan bara, kau kepalkan tangan tak berdosa itu. Tidakkah kau tahu, betapa sesungguhnya kaulah sang pecundang.?

Kumpulan sajak Ketika Desember Mulai Bernyawa mewakili hati siapa saja yang sedang terluka, galau karena harus bersaing dengan sang pujaan cinta dan untuk kau yang peduli pada nasib bangsa. Baca, resapi dan pekikan, niscaya kau akan rasakan kedahsyatan semangat dalam setiap bulir-bulir kata di dalam sajak-sajaknya.

Additional information

Penulis

Vey Wahidi

ISBN

978-602-1277-27-0

Tebal

x + 71 halaman