Siluet Fajar Menjelang Subuh

Rp52,000.00

- +

Description

Perbedaan seharusnya tidak menjadi penghalang bagi dua anak manusia untuk hidup bersama. Akan tetapi kokohnya dinding agama membuat mereka harus terpisah. Amira Faiha Al Haq, seorang muslimah yang dengan rela memutuskan kisah cintanya dengan Bima, seorang pemeluk Kristen yang taat. Keduanya memutuskan untuk berpisah.

Sepuluh tahun berpisah tanpa saling memberi kabar. Hingga mereka dipertemukan kembali dengan keadaan yang jauh berbeda. Bima telah menjadi muallaf. Keputusannya tidak dikarenakan Amira melainkan dari hati kecilnya. Kebahagiaan tumbuh kembali tapi Amira harus mengalami kebutaan lantaran kecelakaan bus yang ditumpanginya. Bersamaan dengan itu pula penyakit Bima mulai menyebar ke seluruh organ tubuh. Bima menderita kanker paru-paru stadium akhir. Ia memutuskan untuk mendonorkan matanya untuk Amira. Ia ingin bagian tubuhnya menjadi milik Amira. Ia ingin memberi penglihatan pada Amira.

Akankah Amira menerima donor mata itu? Bagaimana reaksinya ketika ia tahu bahwa bahwa pendonor itu adalah Bima yang merasa hidupnya tidak lama lagi? Apakah dengan begitu anggapan Bima, Amira akan hidup bahagia? Lantas apa arti mimpi Amira tentang siluet fajar yang selalu datang dalam tidurnya?

Additional information

Weight 0.3 kg
Penulis

Roiftah Devi Safitri

ISBN

978-602-1277-48-5

Ukuran Buku

15 x 21 cm

Tebal

vi + 293 halaman

Kertas Isi

HVS 70, Black and White

Cover

Full Colour, Dove, Softcover