SALEHA JULIANDI adalah penggiat pendidikan yang pernah menetap di Jepang setelah menyelesaikan studi Master-nya. Kontribusinya dalam pendidikan Indonesia, diwujudkannya dengan menulis buku, lagu, dan program-program edukasi.
Bersinergi dengan influencer remaja kembar Keiko dan Kioko, Saleha Juliandi menggelar edutainment roadshow GASS BU (Go Away Stunting and Bullying) dan versi terbaru GASS BU (Gerakan Aku Sehat, Suportif, dan Berdaya Unggul). Hingga saat artikel ini diterbitkan, roadshow telah dilaksanakan sebanyak 29x putaran ke 29 sekolah di Kota Bogor.
Penulis Best Selling Book “Pendidikan Anak ala Jepang” ini kerap diundang sebagai narasumber ataupun aktif sebagai event organizer dalam berbagai kegiatan edukasi seperti seminar, pelatihan, talkshow hingga edutainment roadshow.



Dalam mewujudkan program-programnya dalam dunia pendidikan, Saleha bersinergi dengan berbagai stakeholder pemerintah, antara lain Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Kementerian, Pemerintah Kota, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, KPAID, Polresta, DPRD, hingga PKK Kota Bogor. Selain pihak pemerintah, Saleha Juliandi juga bersinergi dengan berbagai pihak swasta seperti Yakult, Susu Diamond, susu iGrow, Kimia Farma, Telur Sevaka, Biore, Emina, Bank BSI, Bank Mandiri, DAAI TV, RTV, Trans7, dan lain-lain.
Melalui buku traveling ke Jepang yang dia tulis yaitu “Best of Kyoto” dan “Best of Tokyo” yang sempat menjadi Best Traveling Book Toko Gramedia, Saleha menyelenggarakan overseas study tour ke Jepang dengan kunjungan ke universitas, sekolah, dan perusahaan di Jepang. Kini, program study tour tersebut juga dilakukan di dalam negeri antara lain melalui program leadership ke beberapa kampus.
Pemilik nama lengkap Nor Sholekhah Damayanti ini juga aktif di organisasi sosial wanita sebagai Ketua Agrianita Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, IPB (2020 – 2024, 2026 – sekarang) dan Ketua Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (2025).
Kecintaannya terhadap pendidikan, Saleha mendirikan Penerbitan Buku Pena Nusantara dan Mahatur Travel. Baginya, pendidikan tidak hanya melalui bangku di sekolah. Tapi juga bisa melalui buku-buku non akademik, bahkan melalui traveling dapat diambil banyak hikmah dan pelajaran di dalamnya




